Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Stres karena belum menghasilkan profit dari internet?


Apakah anda salah satu yang stres karena belum menghasilkan profit dari internet?
Sama seperti saya, dan semua orang juga pasti sudah merasakannya.

Putus asa hanya akan membuat anda masuk kejurang kegagalan.
Jadi jangan sampai anda larut dalam keputus asaan anda, marilah berfikir positif dan mulai mencari apa yang salah dalam teknik anda dalam mencari profit anda diinternet.

Keputus asaan memang merupakan momok yang ditakuti para pebisnis internet, jika anda bisa lolos dari itu berarti anda punya mental sebagai pebisnis internet yang sukses.
Untuk mendapatkannya memang berat jadi anda harus mempunyai motivasi yang kuat, silahkan baca artikel motivasi yang saya posting mungkin sedikit kurangnya dapat membantu anda.

Diinternet memang banyak orang yang menjanjikan akan mendapat duit yang melimpah dengan cara yang mudah, padahal setelah kita membeli produk itu tetapi tidak juga menghasilkan profit.



Untuk mendapatkan profit dari internet menurut saya itu gampang-gampang susah, jika anda sudah master mungkin anda akan menjawab itu mudah.
Tergantung kepada siapa anda berguru. Jangan berguru kepada orang yang tidak jelas, cari informasi terlebih dahulu tentang orang yang  akan dijadikan mentor.

Saya sedikit sharing, sebenarnya ada satu website yang bisa menghasikan sedikit profit tanpa mengeluarkan biaya, yaitu bisnis paid to survey. Dan saya sudah dibayar walaupun tidak banyak tetapi untuk uang jajan bolehlah.
Baca saja artikel panduannya, tidak begitu sulit kok.

Selamat mencoba ya..

Orang yang berhasil didunia internet sebelum usia 25 PART VII ( Catherine Cook )


PERISTIWA kecil kadangkala bisa menjadi benih untuk sesuatu yang besar. Seperti yang dialami Catherine Cook, remaja berusia 15 tahun dan saudara kandungnya, Dave yang setahun lebih tua. Saat itu mereka sedang menyimak buku tahunan milik sekolah yang berisi foto-foto para murid.

Kedua bersaudara itu baru saja pindah ke Montgomery High School, dan belum punya banyak teman. Dengan melihat buku tahunan mereka berharap bisa lebih mengenal teman sekelas. Mereka kemudian melihat foto seorang gadis yang mereka kenal. Foto itu sangat berbeda dibanding aslinya. Belakangan mereka mengetahui kalau semua foto yang dipasang di buku tahunan itu dibuat setahun sebelumnya.

Seberkas ide tiba-tiba muncul. Karena buku tahunan yang ada sangat jelek dan ketinggalan jaman, bagaimana jika dibuat versi online, yang memungkinkan penggunanyya memasang foto sendiri?

Mereka kemudian mengajak saudara tertua, Geoff, lulusan Harvard yang sudah malang-melingtang di dunia bisnis internet untuk membuat buku versi online. Geoff sebelumnya pernah membuat situs EssayEdge.com dan ResumeEdge.com yang kemudian dijualnya.

Kendati orang tua mereka menilai sebagai ide gila, namun Geoff setuju. " saat itu Geoff bilang, ' wah bagus, ini bisa menjadi facebook untuk sekolah menegah'," kenang Catherine, yang saat ini menjadi mahasiswi di Universitas Georgetown, Washington DC.

Geoff memberikan cek sebesar $250.000 sebagai modal. Mereka kemudian mencari webserver untuk hosting dan merekrut sebuah tim programmer yang berasal dari Mumbay. Dan enam minggu kemudian, pada bulan maret 2005, lahirlah myYearbook.com.

Nama ' myYearbook ' dipilih karena mereka memang terinspirasi dengan buku tahunan sekolah. " Saya menambahkan wajah orang tersenyum di huruf 'o' logo myYearbook," ungkap Catherine.

Template awal myYearbook dibuat di Mumbay karena disanalah para programmer tinggal. Situs itu dilengkapi dengan fitur berbagi foto dan tempat khusus untuk para siswa menuliskan garis besar aktivitas ekstrakulikuler mereka. " langkah selanjutnya adalah marketing ala gerilyawan, " kata Catherine.

Bulan April 2005 mereka memulai promosi di sekolah dengan mengenakan T-shirt bertuliskan : " Are you the prettiest girl in your high school? How about the dumbest? find out at MyYearbook.com ". Teknik promosi itu ternyata cukup efektif. Hanya dalam waktu kurun seminggu sudah 200 rekan sesama pelajar di Montgomery High School, New Jersey yang mendaftar.

Sebagai perangsang, ketiga bersaudara ini memberikan sebuah T-shirt untuk mereka yang bisa merekrut 5 anggota baru. Sembilan bulan kemudian, lebih dari 950.000 remaja diberbagai penjuru Amerika sudah menjadi anggota.

" Saat itu myYearbook belum memiliki banyak fitur. Sebagian besar fitur merupakan usulan yang disampaikan teman sekolah ketika kami sedang makan-makan di kantin, " kata Catherine.

Kepopuleran myYearbook.com membuat situs itu menjadi pangsa pasar yang efektif untuk iklan. Perusahaan terkemuka Paramount films kemudian memasang iklan seharga $500.000 sejak bulan juli 2007. Dan sejak itu myYearbook menjadi situs yang sangat menguntungkan.

Namun kesuksesan myYearbook juga berdampak pada aktivitas mereka di sekolah. " Saya biasanya tidak sempat menyelesaikan pekerjaan rumah. Bagaimana pun, saya memang tetap menomor satukan myYearbook," kata Catherine sambil tertawa. Supaya tidak ketinggalan pelajaran, Catherine biasanya mengunduh materi pelajaran, mengonversi ke podcast dan mendengarkan melalui ipod ketika sedang berkendara.

Tiga tahun setelah diluncurkan, myYearbook.com menyodok keperingkat ketiga situs jejaring sosial paling populer di Amerika Serikat, dan hanya kalah dari Facebook dan mySpace. MyYearbook juga termasuk dalam 25 situs yang paling sering dikunjungi.

Orang yang berhasil didunia internet sebelum usia 25 PART VI ( David Karp )



Ada banyak layanan ngeblog gratis yang tersedia di dunia maya. Salah satu platform yang sekarang sedang naik daun adalah Tumblr. Platform ngeblog yang bisa diakses melalui www.tumblr.com ini diciptakan oleh pemuda yang  (saat itu) berusia 21 tahun, David Karp.

David adalah sosok anak muda yang penuh dengan kejutan. Ketika berusia 15 tahun dia memutuskan berhenti sekolah formal di Bronx Science High School dan memilih menjalani program message board (bersekolah di rumah). Diusia 17 tahun dia bekerja sebagai kepala bagian teknologi di UrbanBaby, layanan melalui email dan message board untuk para orang tua yang berbasis di New York. Suatu ketika, David nekat berangkat ke Jepang dan menyewa sebuah apartemen dengan sistem prabayar. Dia menetap di Jepang selama lima bulan, tanpa sepengetahuan rekan dan bosnya di UrbanBaby. Mereka beru mengetahui kalau David tidak berada di New York setelah dia tidak hadir dalam sebuah rapat penting.

David adalah anak muda yang tidak suka berfoya-foya. Ketika UrbanBaby dibeli CNET tahun 2006, pemuda kelahiran 6 Juli 1986 ini memiliki cukup banyak uang untuk memulai usaha.

David kemudian mendirikan perusahaan konsultan Davidville dan memperkenalkan Tumblr, platform ngeblog yang disebut-sebut sebagai perpaduan antara Facebook dan Twitter. Tumblr terinspirasi dari Tumblelog, format blog yang memungkinkan posting dalam bentuk pendek dan bisa memadukan berbagai tipe.

Ide membentuk Tumblr muncul ketika David merasa ada kekosongan saat ngeblog di Blogger (blogspot), Wordpress dan Type Pad. David merasa tidak berhasil menciptakan identitas online seperti yang diinginkan. Suatu ketika, ditahun 2005 dia menemukan sebuah Tumblelog yang disebut Projectionist. Projectionist adalah platform yang memungkinkan pengguna menggabungkan berbagai media dalam sebuah blog. David menilai projectionist sebagai solusi yang tidak dia temukan diWordpress, karena bisa menggabungkan beragam media seperti video dan gambar dalam theme yang cantik. Projectionist juga memungkinkan membuat posting dalam bentuk kutipan.

Kendati apa yang ditemui sangat menarik, David kemudian menyadari konsep Projectionist tidak dikembangkan. David melihat potensi dan peluang untuk menciptakan sesuatu yang berharga dan menarik. David sengaja mengendapkan ide itu selama satu setengah tahun. Setelah melihat tak ada pihak yang berniat mengembangkan, dia kemudian memutuskan untuk memulai. Bersama rekannya, Marco Arment, David kemudian mendisain versi awal Tumblr. Nama Tumblr sendiri diambil dari kata Tumblelog. Dibutuhkan dua minggu untuk bisa membuat Tumblr bisa online.

Tanggal 19 Februari 2007 Tumblr secara resmi diluncurkan. Setelah diluncurkan, mereka memperkenalkan kekomunitas Tumblelog. "Dalam satu malam ada lebih dari 30.000 pengguna yang mendaftar," cerita David.

Keunggulan Tumblr adalah, pengguna bisa menaruh apa saja yang diinginkan kedalam blog. Apakah teks, gambar, video, audio, kutipan atau link dan mempublikasikan. Publikasi bisa melalui dashboard, juga dari bookmarklet di browser, instant messenger, telepon seluler atau email.

Sebagai platform ngeblog yang naik daun, ada kemungkinana Tumblr dilirik pihak lain yang ingin menguasai atau membeli. Namun David menjelaskan, dia tak berencana untuk menjual Tumblr dengan alasan apapun. "Kami mendirikan Tumblr bukan untuk dijual. Uang bukanlah hal yang memotivasi kami ketika mendirikan Tumblr," tegas David.


Sampai pada postingan saya hari ini sudah dua orang muda pendiri platform blog yang berhasil di dunia internet sebelum usia 25 tahun yaitu yang pertama Matt Mullenweg dan kedua yakni postingan hari ini David Karp. Mereka contoh anak muda yang mau berusaha, asal berusaha keras dengan konsisten semua kemungkinan akan terwujud.

Orang yang berhasil didunia internet sebelum usia 25 PART V ( Aaron Levie )



Dunia internet yang berkembang pesat memunculkan berbagai konsekuensi. Seperti kebutuhan untuk menyimpan dan berbagai data penting yang kapasitasnya lumayan besar.
Layanan penyimpanan online pun menjadi alternatif. Bahkan dengan berlalunya waktu, media penyimpanan online yang kapasitasnya besar dan aman, sudah menjadi kebutuhan.

Peluang ini yang ditangkap Aaron Levie ( 25 ) dan rekannya Dylan Smith ( 24 ) ketika mendirikan box.net, layanan penyimpanan dan berbagi file di dunia maya.

Levie dan Smith sudah menjadi sahabat ketika keduanya menjadi siswa di Mercer Island High School dekat Seattle Amerika Serikat. Keduanya menjadi dekat setelah sama-sama membuat film pendek berdurasi 75 menit yang ditugaskan sekolah. Lulus sekolah, keduanya berpisah. Levie kuliah di University of Southern California dan Smith belajar di Duke University.

Ketika mengerjakan tugas perkuliahan, Levie mempelajari tentang pasaran penyimpanan data online. Dia kemudian menemukan fakta bahwa sebagian besar perusahaan penyimpanan data online gagal di bisnis dot com karena memasang harga terlalu tinggi.

Levie kemudian punya ide untuk mencoba berkiprah di bidang penyimpanan data online. Apalagi saat itu tak ada layanan yang bisa secara sederhana menyediakan fitur penyimpanan dan meng-upload data secara online. Dia lalu menghubungi Smith, yang juga tertarik. Orang tua Smith yang pengacara, juga mendukung dan bersedia mendampingi untuk urusan yang terkait hukum. Februari 2005, Levie dan Smith pun mulai menjalankan box.net dari kamar asrama milik Levie. Sebagai modal awal mereka menggunakan uang sebesar US$11.000 milik Smith yang didapatkan dari permainan poker di Internet.

Pesaing mereka saat itu adalah Streamload, yang sekarang dikenal dengan nama MediaMax, dan Xdrive, yang kini dimiliki AOL. Untuk Membedakan dengan para pesaing, box.net menerapkan taktik yang oleh Levie disebut 'memberikan lebih banyak untuk uang yang lebih sedikit'. Caranya, mereka menawarkan harga sebesar US$2.99 per bulan untuk penyimpanan berkapasitas 1 Gigabyte secara gratis, dengan harapan pelanggan akan mendaftar untuk mendapatkan kapasitas yang lebih besar. "Teknik marketing seperti ini lumayan sukses dilakukan oleh pihak tertentu, seperti pengedar obat terlarang," kata Levie.

Awalnya Levie dan Smith menjalankan bisnis di sela-sela kegiatan perkuliahan. Bahkan Levie sering harus menjawab melalui Blackberry-nya ketika berada dikelas akunting untuk pertanyaan yang terkait dukungan teknis box.net

Diliburan musim panas, keduanya berupaya untukk mencari tambahan modal. Mereka berusaha menggandeng Paul Allen, sesama warga Mercer Island yang merupakan salah satu pendiri Microsoft. Namun proposal mereka ditolak.

Levie dan Smith kembali kebangku kuliah. Pada September 2005 mereka mengirimkan press rilis tentang Box.net kepada miliuner Mark Cuban, blogger dan pengusaha terkemuka yang kini menjadi pemilik klub basket Dallas Mavericks. Levie dan Smith sebenarnya hanya berharap usaha mereka bisa dipublikasikan oleh Cuban. Diluar dugaan, Cuban justru tertarik dengan prospek yang mereka kembangkan. Dan setelah saling berkomunikasi melalui email, Cuban setuju untuk memberikan modal sebesar US$350,000. Dana itu digunakan untuk meng-upgrade server, disamping untuk promosi. "Sebagian besar dari dana itu masih tersimpan di Bank hingga beberapa bulan berikutnya," cerita levie.

Mendekati akhir tahun pertama perkuliahan, Levie dan Smith memutuskan untuk berhenti kuliah dan memilih berkonsentrasi membesarkan Box. Rupanya kedua anak muda ini juga terinspirasi dengan Bill Gates, dedengkot Microsoft yang drop out kuliah. Orang Kedua sahabat ini mendukung sepenuhnya keputusan sang anak.

Levie dan Smith kemudian menggaet dua rekan semasa sekolah menengah di Mercer Island High sebagai Staf, yakni Jeffrey Queisser dan Sam Ghods. Sejak itu Levie memosisikan diri sebagai Chief Executive Officer ( CEO ) sementara Smith sebagai Chief Financial Officer ( CFO ).

Dibulan juli tahun 2006, Box mendapatkan lebih banyak modal melalui Draper Fisher Jurvetson sebesar US$1.5 juta. Tambahan modal membuat keduanya lebih bersemangat untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna. Terutama pada efektivitas yang ditawarkan, karena pengguna tidak perlu software khusus untuk melakukan download.

Supaya box.net makin dikenal, baik Levie maupun Smith melakukan berbagai upaya promosi, baik melalui sejumlah forum online ataupun Google Adwords. Mereka juga menawarkan akun gratis kepada pihak tertentu yang dikenal cukup berpengaruh ketika membuat review. Mereka juga menyewa sebuah tim pengembangan dari Rusia dan seorang programmer dari California untuk menambah fitur baru termasuk aplikasi berbagi file untuk situs jejaring sosial. Mereka juga membuat keputusan penting dengan memindahkan kantor utama mereka dari Mercer Island ke Palo Alto California.

Sebagai Pebisnis muda, mereka juga terus mengasah kemampuan. Mereka secara rutin membaca Business Week dan meluangkan waktu untuk berdikusi dengan berbagai pihak.

Inilah orang yang berhasil didunia internet sebelum usia 25 PART IV ( Pete Cashmore ) )



BLOG memang bisa dijadikan tempat untuk mendapatkan uang. Namun berapa nominal yang bisa didapatkan sebuah blog? Jika pertanyaan itu diajukan kepada Pete Cashmore, maka jawabannya : US$180.000 atau setara dengan 1,8 miliar rupiah setiap bulan!!

Pete Cashmore adalah pendiri blog Mashable.com yang disebut-sebut sebagai salah satu blog berpenghasilan terbesar di dunia. Pendapatan Mashable hanya kalah dari pesaing terdekatnya, techcrunch.com

Pete membuat posting pertamanya di Mashable pada tahun 2005. Saat itu, lelaki yang lahir pada 18 September 1985 ini baru berusia 19 tahun!!

Pete yang saat itu berprofesi sebagai konsultan teknologi website memutuskan untuk ngeblog. Dia memilih untuk membahas berbagai hal menyangkut tren terbaru di internet. Menggunakan Platform berbasis Wordpress, Pete memilih Mashable untuk nama blognya, yang merupakan plesetan dari ' mash up ', yakni istilah untuk menyebut aplikasi internet yang menggunakan sumber lebih dari satu, dan menghasilkan sebuah layanan yang baru.

Dari kamar tidurnya dikota Aberdeen Skotlandia, Pete membuat posting demi posting. Umumnya dia membuat tujuh posting dalam sehari. Terkadang dia ngeblog 20 jam sehari.

Karena selalu memaparkan informasi terbaru didunia internet, Blognya mulai dilirik orang. Selang setahun, pengunjung blognya semakin bertambah. Satu setengah tahun setelah dibentuk, Mashable sudah disebut-sebut sebagai salah satu dari 10 blog terbaik.

Dikelola Profesional

Tingginya pengunjung membuat Mashable dilirik pemasang iklan. Adalah UserPlane, Sebuah perusahaan yang bergerak dibidang chatting yang menjadi pengiklan yang pertama di Mashable, dengan tarif US$3.000 per bulan.

"Ketika menyadari bahwa blog benar-benar bisa menghasilkan uang, saya sungguh terkejut. Apalagi saat itu ada anggapan yang umum berlaku bahwa blog tidak bisa dijadikan sarana mendapatkan uang," kata Pete.

Setelah mendapatkan pemasukan, Pete memutuskan untuk menyewa satu staff sebagai penulis. Dan ketika Mashable terus berkembang, dia merekrut staff ketiga, dan begitu seterusnya. Kini Mashable diperkuat lebih dari 30 staff, yang dikelolanya secara profesional layaknya sebuah penerbitan modern. Para staff itu berasal dari berbagai negara, dan sebagian besar menetap di Amerika Serikat.

Pete yang semula bertindak sebagai editor in chief ( pemimpin redaksi ), mempercayakan jabatan itu kepada Adam Ostrow. Sebagai pemimpin redaksi ( pemred ), Adam bertanggung jawab pada manajemen editorial.

Sehari-hari Adam dibantu seorang managing editor, co-editor dan community manager. Juga seorang editor khusus Eropa, news editor ( editor berita ) dan beberapa reporter. Mashable juga memiliki seorang assistent editor, features editor, chief operations officer, chief technical officer, director of advertising dan events director.

Mashable memiliki sejumlah kategori yang terbagi atas social media, bussiness, entertainment, tech, web video, dev & design, apple, mobile dan jobs. Selain ditulis pengelola, Mashable juga menerima sumbangan tulisan dari luar, sepanjang itu sesuai dengan tema dan misi yang diemban. Ada ratusan penulis tamu yang sudah pernah berkiprah di Mashable. Masuknya tulisan dari luar membuat Mashable tak pernah kekurangan materi dan selalu update setiap hari.

Mengubah Imej

Ketika memulai Mashable, Pete sama sekali tidak berpikir untuk mendirikan sebuah ' perusahaan ' online. Dia hanya ingin menulis dan membagi opini kedunia luas. Kalau kemudian apa yang dirintisnya kini menjadi sebuah perusahaan berskala dunia, Pete merasa itu sebagai kemajuan yang tak terduga.

Sampai akhir 2010, setiap bulannya Mashable meraup hampir US$200.000, yang 60% berasal dari iklan, dan 40% sisanya berasal dari apa yang mereka sebut job board dan juga penyelenggara event tertentu.


Itulah sedikit asal usul orang yang berhasil didunia internet part IV, jadi tetap semangat y..

Inilah orang yang berhasil didunia internet sebelum usia 25 PART III ( Matt Mullenweg )


Anda punya blog pastilah mengenal Wordpress, platform ngeblog terkemuka didunia. Namun tahukah anda kalau platform ngeblog gratisan ini diciptakan seorang remaja?


Wordpress diciptakan di tahun 2003 oleh Matt Mullenweg yang bekerja sama dengan Mike Little. Istilah Wordpress merupakan usulan rekan Mullenweg, Christine Selleck. Karena Matt dilahirkan pada 11 Januari 1984 di Houston Texas, Amerika Serikat, maka artinya ketika Wordpress pertama kali tampil di jagad online, sang pencipta baru berusia 19 tahun!!


Guna mewadahi wordpress, ditahunn 2005 Matt mendirikan Automattic. Dengan perusahaan ini Matt kemudian menciptakan sejumlah layanan yang diintegrasikan ke Wordpress seperti anti-spam Akimet, fitur avatar International Gravatar, bbPress, IntenseDebate, BuddyPress, PollDaddy, VaultPress, VideoPress, Plinky dan P2. Sama halnya dengan Wordpress, semua layanan yang diciptakan diAutomattic berbasis open source yang gratis. Selain diAutomattic, saat ini Matt juga menjadi penasehat sejumlah situs terkemuka seperti Spehere, WeGame, Rescuetime, and Foodzie.


Sebagai pengembang, Matt mengaku hidupnya tak bisa dipisahkan dari Wordpress. " Seperti halnya makan, bernafas dan mendengarkan musik, saya tak bisa bekerja tanpa Wordpress," kata Matt. " Proyek Wordpress menyentuh banyak orang, dan itu membuat saya senang. Saya merasa sangat beruntung karena bisa mengerjakan sesuatu yang sangat saya sukai," lanjutnya.


Platform Wordpress ini terbagi dalam dua tipe. Yang pertama gratisan bisa didapatkan melalui Wordpress.com. Jika ingin membuat blog pada Wordpress.com, maka nama blog akan menjadi, contohnya Berbisnis.Wordpress.com. Sebagai pengembang, Matt tidak mengijinkan platform gratisan ini digunakan untuk tujuan komersial. Artinya anda tak bisa memasang iklan pada blog Berbisnis.Wordpress.com.


Tipe kedua bisa diunduh oleh pihak yang menyewa hosting, bisa melalui fitur Fantastico pada control pannel hosting, atau melalui Wordpress.org. Sebenarnya tipe kedua ini juga gratis, namun untuk bisa mengunduh anda harus membayar hosting.
Pada blog berbasis Wordpress menggunakan hosting berbayar ini anda bisa memasang iklan, atau menjadikan blog sebagai mesin uang.





Sebagai bagian dari proyek open source, Wordpress memiliki lisensi pada Genearal Public License ( GPL ) ,gk pake lama kali y,,hehehehe...
Selain Automattic, kode pada Wordpress juga dikembangkan oleh ratusan komunitas pihak ketiga. Sebagai proyek open source, Wordpress bisa digunakan siapa saja tanpa perlu membayar biaya lisensi.


LOGO


Wordpress memiliki logo yang mudah dikenal, berupa huruh W dengan latar belakang warna biru muda. Logo ini dugunakan sejak tahun 2005, dan didisain oleh Jason Santa Maria.


logo resmi Wordpress.

Matt tadinya berencana mengubah logo ini. Namun diawal 2010 dia mendengar ada pengguna Wordpress yang rupanya tergila-gila pada platform ngeblog ini sehingga menato logo Wordpress ditangannya. Mendengar hal ini Matt memutuskan untuk membantalkan niatnya mengubah logo.

Sudah capek baca? ambil minuman dulu sambil ngemil baru kita lanjutkan kembali..

INGIN BERBAGI

Kisah Matt dengan Wordpress berawal ketika sebagai remaja dia mencoba untuk ngeblog. Saat itu ada beberapa platform ngeblog yang tersedia, yakni Blogger ( blogspot ), MovableType dan b2. Dari semua platform ngeblog itu hanya b2 yang open source. Sayang pengembangan b2 terhenti.

Matt memutuskan untuk ngeblog menggunakan platform b2. Suatu ketika ada seseorang yang berkomentar diblognya dan berkata, " Jika anda tertarik untuk mengembangkan b2, mari kita lakukan bersama-sama." Yang mengajak itu bernama Mike Little, yang menetap di Inggris, dan kemudian bersama-sama Matt mengembangkan apa yang dikenal sebagai Wordpress. Matt dan Mike mengembangkan Wordpress berdasarkan b2. Keduanya mengerjakan kode demi kode tanpa sekalipun pernah bertemu. Keduannya baru benar-benar bertemu ketika beberapa tahun kemudian Matt mengikuti sebuah acara di Inggris.
Wordpress tahap awal mulai dikenal dan dipakai orang, salah satunya CNET Network.

TAK MALU

Tak merasa malu mempopulerkan sesuatu yang dinilainya lebih baik.
Itu prinsip yang dilakoni Matt ketika berupaya mempopulerkan Wordpress. Merasa Wordpress punya potensi, Matt melakukan pendekatan secara personal kepada para blogger yang dikenalnya.
Salah satu faktor yang membuat Wordpress disukai banyak blogger dalam waktu singkat adalah solusi yang disediakan guna menangkal spam.


KANTOR VIRTUAl

Ketika pertama kali mengutak-atik perangkat lunak open source untuk Wordpress, Matt yang saat itu masih tercatat sebagai siswa sekolah menengah melakukannya di kamar tidur. Kini, tujuh tahun kemudian, Matt masih melakukan hal yang sama mengerjakan proyek dari kamar tidur. Kendati mabes ( markas besar ) Automattic jaraknya tidak terlalu jauh dari apartemennya, Matt relatif jarang berkunjung kekantornya. Matt memilih mengerjakan kode softwarenya didalam kamar sambil mendengarkan musik.


Matt Mullenweg lebih memilih kerja di rumah sambil mendengarkan musik.

nah,gimana perjalanan karir Matt,sangat menarikkan?
Dia sama seperti kita memulai sesuatu dari nol, dengan bermodalkan ketekunan dan niat yang kuat pasti bisa kita jalani semuanya.

Jika mereka bisa, pasti anda dan saya pun bisa melakukannya.

salam dari saya Antoni Wijaya.

Inilah orang yang berhasil didunia internet sebelum usia 25 PART II ( Mark Zuckerberg )



Inilah yang kita tunggu-tunggu,latar belakang serta asal usul orang yang berhasil didunia internet sebelum usia 25 tahun.
Tapi saya beritahu dulu,postingan kali ini sedikit panjang,jadi sediakan kan saja cemilan dan minuman dingin sambil menyimak artikel ini.

Ok,pastinya sudah tidak sabar lagi untuk mengetahuinya,langsung saja simak baik baik artikel ini.

NAMANYA mungkin masih agak asing. Namun anda pasti mengenal produk yang diciptakannya. Mark Zuckerberg adalah pendiri social media paling populer sejagat saat ini,Facebook.

Saat saya posting artikel ini,Facebook sudah memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif. Dengan anggota setengah miliar, jika Facebook merupakan negara, maka ini akan menjadi negara ketiga terpadat penduduk didunia.
' Penduduk ' Facebook bahkan jauh lebih banyak dari jumlah seluruh masyarakat di Indonesia.
Facebook juga menjadi situs nomor dua di dunia yang paling sering dikunjungi. Facebook hanya kalah pada dari Google mesin pencari nomor satu didunia. Anda bisa cek di alexa.com.

Kepopuleran Facebook mendatangkan berkah berlimpah untuk Zuckerberg. Selang enam tahun terakhir, pendapatan pribadi dari Facebook diperkirakan mencapai US$6,9 miliar, yang membuatnya menjadi anak muda terkaya di dunia yang mendapat kekayaannya melalui usaha sendiri dan bukan warisan orang tua. Majalah Forbes menempatkan Zuckerberg di posisi ke-35 dari 400 orang terkaya di Amerika Serikat tahun 2010.

Sudah lelah ya? jalan jalan sebentar sambil menjernihkan mata sambil minuman dingin..
Sudah segar? ayo mari kita lanjutkan..

Facemash

Jalan hidup Mark bagaikan cerita fiksi. Enam tahun lalu dia bukanlah siapa-siapa dan tak memiliki apa-apa. Ketika pertama kali  menginjakkan kaki ke Palo Alto California, anak muda kelahiran White Plains, New york, 14 Mei 1984 ini tak punya mobil, tak punya rumah, tak punya pekerjaan.

Saat itu, Mark baru saja mengambil langkah berani yang akan mengubah hidupnya, yakni meninggalkan bangku kuliah di Universitas Harvard yang sangat bergengsi. Putera pasangan Edward ( seorang dokter gigi ) dan Karen Zuckerberg ( psikiater ) ini memutuskan untuk mengurus Facebook, situs jejaring sosial ciptaannya, dengan lebih serius.

Cikal bakal Facebook memang lahir di sela-sela kegiatan perkuliahan di Harvard. Istilah Facebook sendiri terinspirasi oleh Exeter Face Book, sebuah buku berisi informasi tentang para murid yang belajar disekolah menengah Phillips Exeter Academy, tempat Mark menuntut ilmu.

Setelah lulus, Mark menemukan bahwa Harvard tempatnya menuntu ilmu komputer tidak menyediakan basis informasi tentang para mahasiswa seperti yang ditemuinya di Exeter.
Mark ingin menciptakan database online untuk mahasiswa, namun ide ini ditentang pihak direktorat yang menilai mereka puny alasan yang cukup kuat untuk tidak membagi data para mahasiswa.

Suatu malam Mark meretas kepusat data Harvard dan mengutip semua data tentang para mahasiswa.
Mark kemudian membuat sebuah situs yang disebutnya Facemash, memasang foto-foto mahasiswa dan mengundang para mahasiswa untuk berkunjung dan memberi komentar.

Ulah Mark diketahui pihak rektorat yang kemudian memutus akses internetnya. Mark kemudian dikenai sanksi akademis dan didesak untuk meminta maaf. Kendati benar-benar meminta maaf, namun Mark bersikeras mengatakan apa yang dilakukannya itu benar.
" Informasi tentang para mahasiswa seharusnya tersedia dan bisa diakses untuk umum ". Tiga bulan kemudian dia meluncurkan Facebook.

Mark merancang template Facebook edisi perdana dan meminta rekan-rekannya mengisi dengan catatan. Facebook sendiri, yang awalnya bernama thefacebook.com diluncurkan secara resmi pada 4 februari 2004. Mark yang dibantu tiga teman sekamar, Dustin Moskovitz, Chris Hughes, dan Eduardo Saverin merancang sejumlah fitur untuk melengkapi situs itu. Mereka juga secara patungan membayar sewa hosting yang biayanya US$85 perbulan.


Nah,inilah kamar Mark saat merancang Facebook.
Sudah capek ya bacanya, tinggalkan sejenak, jalan jalan sebentar dan jernihkan mata lagi, saya harap anda masih sanggup membacanya, karena ini akan semakin seru..

Hanya dalam dua pekan, separuh mahasiswa Harvard sudah mendaftar untuk menjadi anggota. Beberapa saat kemudian dua per tiga dari seluruh mahasiswa Harvard sudah mendaftar. Mahasiswa dari perguruan tinggi terkemuka lainnya seperti Stanford dan Yale mengusulkan agar mereka juga bisa mendaftar.
Pada bulan Mei, sudah sekitar 30 sekolah dan perguruan tinggi yang mendaftar dan menjadi anggota. Situs Facebook kemudian mulai diisi iklan banner berisi informasi kegiatan mahasiswa yang menghasilkan ribuan dollar.

Santai sejenak dan kita lanjut kembali.

Pengaruh Bill Gates

Melihat prospek yang cukup menjanjikan, Mark memutuskan untuk drop out dari perkuliahan dan mengurus ' bayi ' Facebook dengan lebih serius. Salah satu alasan kenapa dia memutuskan berhenti kuliah karena terpengaruh oleh pernyataan Bill Gates.
Dalam satu sesi kuliah ilmu komputer, falkutasnya mengundang Bill Gates sebagai dosen tamu. Gates kemudian mengungkapkan kalimat yang mengejutkan. Pendiri Microsoft ini menghimbau para mahasiswa untuk tidak berlama-lama menekuni teori dan sebaiknya segera keluar dan melakukan hal yang nyata. Gates kemudian mencontohkan dirinya yang berani meninggalkan dunia kampus yang bergengsi untuk kemudian mendirikan Microsoft.

Pernyataan Bill Gates begitu membekas pada Mark. Bersama Moskovitz, mereka memutuskan untuk mengikuti nasihat yang diberikan Gates.
Meninggalkan Harvard, tiga sekawan memutuskan untuk menjadikan Palo Alto sebagai markas besar. Mereka menyewa sebuah tempat yang letaknya tidak jauh dari kampus Stanford.

Investor Pertama

Jalan mulai terbuka ketika dalam suatu kesempatan Mark bertemu dengan Sean Parker, salah satu pendiri layanan berbagi file napster. Mark berhasil meyakinkan Parker untuk bergabung dan bersama-sama menetap di Palo Alto.
Padahal saat itu Parker tidak tahu harus tinggal dimana karena tidak punya apartemen di Palo Alto.

Parker yang lebih pengalaman, membagikan ide dan semangat kepada Mark cs. Parker juga mengingatkan tentang konsekuensi menekuni dunia online, terutama bagi mereka yang tergolong belia. Parker juga menceritakan bagaimana jatuh bangun dengan napster yang akhirnya tersisih dalam kompetisi di industri musik dan film.

Beberapa pekan kemudian Parker memperkenalkan Mark ke investornya yang pertama, yakni Peter Thiel, salah satu pendiri PayPal dan presiden institusi keuangan Clarium Capital. Mark hanya butuh waktu 15 menit untuk meyakinkan Thiel tentang prospek cerah Facebook. Thiel setuju untuk menanamkan modalnya sebanyak US$500.000 sebagai langkah awal untuk membawa Facebook menjadi anggota terbaru kelompok jejaring sosial di Silicon Valley.

Mark kemudian merekrut sejumlah insinyur untuk membenahi Facebook. Saat itu semua modal diarahkan pada upaya pengembangan. " kami secara pribadi  saat itu tak punya uang sama sekali ", kenang Mark.
Kerja keras mereka mulai memperlihatkan hasil. Bulan November 2004, hanya sembilan bulan sejak didirikan Facebook telah melewati angka yang psikologis satu juta pengguna.

Friendster menawarkan untuk membeli Facebook seharga US$10 juta namun tawarannya ditolak.
Mark kembali merekrut sejumlah insinyur untuk menambah kekuatan Facebook.
Untuk pertama kali mereka memiliki ruangan kantor di Palo Alto's University Avenue. Diawal 2005, Facebook telah memiliki lima juta pengguna aktif yang mendatangi situs itu setidaknya sebulan sekali.

Karena semakin bertumbuh, pada juni 2006 Facebook memutuskan untuk bekerja dengan sistem jaringan terbuka. Saat itu ada lebih dari 20.000 pekerja yang bekerja dengan sistem jaringan, mulai dari CIA, McDonald's, Time Inc., hingga U.S. Marine Corps. Bahkan MySpace, yang disebut-sebut sebagai pesaing Facebook juga menjalin kerja sama dan mengizinkan 22 pekerjanya untuk ikut membantu Facebook.

Pada September 2006, Facebook mengumumkan pendaftaran terbuka. Siapapun yang memiliki alamat email Valid bisa menjadi anggota.

Dimusim panas 2006 Yahoo! menawar dan bermaksud mengakuisisi Facebook senulai US$1 miliar.
Tapi beberapa hari kemudian saham Yahoo! jatuh dan tawaran pun turun menjadi US$800 juta dan Mark memutuskan untuk meninggalkan negoisisasi. Tetapi Yahoo! kembali menawarkan US$1 miliar, dengan tegas Mark menolaknya.
Dan berbagai penawaran pun terus berdatangan.

inilah tampilan Facebook tahun 2006.

relakskan badan sejenak sambil tutup mata dan lanjutkan kembali...

Sumber keuangan

Bagaimana Facebook mendapatkan uang? Dari iklan dan sponsorship. Apple adalah pihak dari awal memasang iklan di Facebook untuk mempromosikan iTunes. Dan kemudian orang dari perusahaan besar ikut memasang iklan di Facebook.

Pada bulan Mei 2007, Facebook memunculkan apa yang disebut sebagai Facebook Platform, yang memungkinkan pihak ketiga menciptakan program dan software untuk diaplikasikan ke Facebook.
Sejak itu muncul lah ratusan fitur baru yang disebut " social applications " di Facebook, berupa game, musik dan peralatan berbagi foto, yang secara langsung meningkatkan aktivitas dan juga pemasukan keuangan disitus itu.

Hingga 2010 Facebook mendapatkan ' kue iklan ' sebesar 16% dari total pembelanjaan didunia online, dengan nilai lebih dari US$9 juta. Yang didapatkan Facebook masih jauh lebih besar dibanding perusahaan raksasa google yang hanya meraup 2,4%.


Nah,sudah tahukan bagaimana latar belakang dari Mark Zuckerberg?
Sama seperti kita, jika ada usaha yang gigih pasti akan mendapatkan hasil yang manis.
Jadi tetap berusaha menjalani apa yang anda jalani sekarang didunia online..

Pada postingan berikutnya saya akan mengulas tentang Matt Mullenweg, anak muda pendiri Wordpress,, jadi tunggu kelanjutannya y...
salam dari saya Antoni Wijaya.

Inilah orang yang berhasil didunia internet sebelum usia 25


MASIH MUDA namun kaya.Mungkin itu mimpi banyak remaja didunia.Tapi ketika banyak remaja memilih tenggelam dalam mimpi,sebagian anak muda lain sudah benar-benar menjalaninya.
Mereka bisa menjadi kaya kendati masih muda.Dan itu karena usaha mereka sendiri,dan dibantu keajaiban dunia internet.

Sebagian tokoh yang akan saya ceritakan mungkin sedikit asing bagi anda.Walau sosoknya masih asing,namun hasil karya mereka pasti pernah atau mungkin anda manfaatkan untuk berbagai keperluan.
Situs jejaring sosial facebook, paltform blogging,wordpress dan tumblr, browser mozilla firefox, imageshack, box.net misalnya,adalah karya karya mereka yang sudah sukses ( saat itu ) sebelum berusia 25 tahun!!

Kisah sukses mereka serta karyanya diharapkan bisa menjadi contoh yang mampu memotivasi anda dan siapapun yang ingin sukses seperti mereka sebelum usia 25 tahun.
Bahwa usia ( ternyata ) tidak menentukan sukses tidaknya seseorang.Bahwa mereka yang masih belia pun bisa dan berhak sukses.


JIKA MEREKA BISA,MAKA ANDA DAN SAYA PUN PASTI BISA!!

Berikut nama nama orang yang berhasil didunia internet sebelum usia 25 :

1. Mark Zuckerberg ( 26 ), dengan Facebook yang mengguncang dunia.
2. Matt Mullenweg ( 26 ), anak muda pendiri Wordpress.
3. Pete Cashmore ( 25 ), Blogger Muda Terkaya.
4. Aaron Levie ( 24 ), Berbagi dengan Box.net.
5. David Karp ( 23 ), Pendiri Tumblr.
6. Catherine Cook ( 20 ), Pendiri Social Network Remaja.
7. Sean Belnick ( 24 ), Pengusaha sejak 14 tahun.
8. Blake Ross ( 25 ), Sipendekar Rubah Api.
9. Aodhan Cullen ( 26 ), Pendiri StatCounter.
10. Ashley Qualls ( 20 ), Miliarder bermodal $8.
11. Alexander Levin ( 25 ), Pendiri ImageShack.
12. Matt Mickiewicz ( 26 ), Menginspirasi ribuan webmasters.
13. Noah Everettm ( 25 ), Berbagi gambar dengan Twitpic.
14. Juliette Brindak ( 21 ), Berkiprah sejak berusia 10 tahun.
15. Ryan Allis ( 26 ), Mengembangkan Layanan Email Marketing.
16. Jon Wheatley ( 23 ), " Your Life in Pictures ".
17. Shama Kabani ( 25 ), Online Marketing Master.
18. Neil Patel ( 25 ), Menggila dengan Crazy Egg.
19. Alex Tew ( 24 ), Pendiri Million Dollar.
20. Cameron Johnson ( 26 ), Kaya sejak sangat belia.
21. Lauren Bush ( 26 ), Untuk Kemanusiaan.
22. Jack Abraham ( 24 ), Memadukan Online dan Offline.
23. Matt Wegrzyn ( 22 ), Jual-beli Domain.
24. Jermaine Griggs ( 25 ), Si pengajar musik.
25. Stephane Kaplan ( 21 ), Mengonlinekan dunia kampus.
26. Edmund Loh ( 24 ), Internet marketer asal Malaysia.
27. Ben Kaufman ( 24 ), Sang Inovator.
28. Anthony Volodkin ( 24 ), Tentang musik.
29. Kieran O'Neill ( 23 ), Internet entrepreneur.
30. Susan Gregg Koger ( 25 ), Bisnis Busana.


nah,bagaimana? banyak bukan? tentu saja banyak..
Bagaimana latar belakang mereka,atau bagaimana mereka merintis kesuksesan itu semua,pasti anda penasaran untuk mengetahuinya.


Pada postingan berikutnya saya akan mengulas latar belakang,awal merintis usahanya,dan sebagainya.
Pastinya ini akan sangat menarik bukan?
Jadi tunggu kelanjutannya....